Daurah Tahsin Qiroat: Qiroat Imam ‘Ashim As-Syathibiyyah Surat Al-Fatihah

/*! elementor – v3.23.0 – 05-08-2024 */
.elementor-heading-title{padding:0;margin:0;line-height:1}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title[class*=elementor-size-]>a{color:inherit;font-size:inherit;line-height:inherit}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-small{font-size:15px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-medium{font-size:19px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-large{font-size:29px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xl{font-size:39px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xxl{font-size:59px}

Daurah Tahsin Qiroat: Qiroat Imam ‘Ashim As-Syathibiyyah Surat Al-Fatihah


Pada hari Jum’at, tanggal 30 Agustus 2024, Pusat Studi Bahasa dan Budaya Universitas Darunnajah telah sukses menyelenggarakan acara Daurah Tahsin Qiroat dengan tema “Qiroat Imam ‘Ashim As-Syathibiyyah Surat Al-Fatihah.” Acara ini diadakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan dimulai pada pukul 13.15 WIB, dihadiri oleh lebih dari 20 peserta yang berasal dari berbagai lembaga pendidikan, baik dalam maupun luar negeri.

Acara ini diawali dengan sambutan hangat dari Nesa Novrizal, S.Pd., selaku Ketua Pusat Studi Bahasa dan Budaya Universitas Darunnajah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya memperdalam ilmu tajwid dan qiroat sebagai upaya untuk menjaga kemurnian bacaan Al-Quran. Beliau juga mengungkapkan rasa syukur atas partisipasi yang luar biasa dari para peserta dan harapannya bahwa kegiatan ini dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas di masa depan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam membaca Al-Quran secara benar dan sesuai dengan kaidah.

Setelah sambutan pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan yang mendalam dari narasumber utama, Ust. H. M. Fauzan Aziman, Lc., M.A.. Beliau adalah seorang ahli qiroat yang telah memiliki pengalaman luas dan sertifikasi dari berbagai program internasional. Pada sesi awal, beliau memaparkan mengenai konsep dasar Qiroah Asyra (sepuluh bacaan Al-Quran yang mutawatir) dan secara khusus berfokus pada Qiroat Ashim al-Kufi Riwayat Hafs. Ustadz Fauzan menjelaskan dengan detail tentang sanad qiroat yang terhubung dari Hafs hingga kepada Rasulullah SAW, dan seterusnya sampai kepada Allah SWT.

Materi yang disampaikan juga mencakup Thariq Asy-Syathibiyah, yaitu metode pembacaan Al-Quran berdasarkan syair Al-Syathibiyyah yang merupakan pedoman penting dalam mempelajari qiroat. Beliau menguraikan langkah-langkah yang sistematis dalam memahami setiap perbedaan bacaan, serta memberikan contoh-contoh praktis yang dapat diaplikasikan oleh para peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir sesi, Ustadz Fauzan menguraikan tentang Matan Al-Muwadhohah Tajwid, sebuah kitab ringkas yang menjelaskan kaidah-kaidah tajwid secara jelas dan sederhana. Beliau memberikan bimbingan khusus mengenai teknik-teknik tajwid yang harus diperhatikan oleh setiap pembaca Al-Quran untuk menjaga kesahihan dan keindahan bacaan mereka.

Selama pemaparan, para peserta terlihat sangat antusias dan aktif berpartisipasi dengan mengajukan berbagai pertanyaan yang terkait dengan materi yang disampaikan. Diskusi yang berlangsung hangat menunjukkan ketertarikan yang mendalam dari para peserta terhadap topik yang dibahas. Acara ini berlangsung lancar hingga selesai, dengan banyak peserta yang mengungkapkan rasa syukur dan harapan agar kegiatan serupa dapat diadakan kembali di masa mendatang.
Dengan selesainya kegiatan ini, Pusat Studi Bahasa dan Budaya Universitas Darunnajah berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Quran di berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat umum.
Jakarta, 31 Agustus 2024
Pusat Studi Bahasa dan Budaya
Universitas Darunnajah
Nesa Novrizal, S.Pd.
Ketua Pusat Studi Bahasa dan Budaya

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *